Kesimpulan tersebut diperoleh melalui studi selama 20 tahun terhadap 4.886 orang dewasa di Inggris yang dipilih secara acak. Sebanyak 314 orang dari para responden tersebut sama sekali tidak mempunyai keempat kebiasaan itu dan hanya 32 di antaranya yang meninggal dunia.
Secara keseluruhan, kematian disebabkan penyakit jantung dan kanker. Mereka yang menjalani empat kebiasaan buruk itu juga lebih dari orang-orang sebaya dengan cara hidup sehat. "Tidak perlu upaya ekstrem untuk masuk kategori hidup sehat, yang penting konsisten dan menghindari faktor risiko," ujar ketua tim peneliti Elisabeth Kvaavik dari Universitas Oslo. Temuan itu juga tidak berarti bahwa dengan menjalani pola hidup sehat, seseorang akan hidup lebih lama dari lainnya. Akan tetapi, dengan menghindari faktor risiko, setidaknya langkah ini meningkatkan peluang berumur panjang," ujarnya.
1. Langsung mengoleskan produk kosmetik baru ke wajah
Tak semua produk kosmetik cocok untuk Anda. Karenanya, untuk memastikan apakah kulit bereaksi negatif atau tidak, oleskan produk yang baru pertama kali dicoba itu di bagian dalam lengan bawah mendekati telapak tangan. Biarkan kurang lebih 15–20 menit. Cermati reaksinya. Bila permukaan kulit tampak memerah, jangan terkecoh bahwa krim yang digunakan sedang bekerja. Itu dapat menjadi pertanda kulit Anda menolak produk tersebut. Apalagi bila diiringi dengan rasa gatal-gatal di sekitarnya. Segera bilas dengan air dingin dan cucilah hingga bersih.
2. Tidak membersihkan kulit wajah dalam waktu 24 jam
Kulit butuh bernapas sehingga make-up yang menutupi pori-pori kulit perlu dibersihkan. Untuk itu bersihkan wajah dari make-up sebelum 24 jam sejak pemakaiannya. Cara membersihkannya dengan menggunakan sabun khusus wajah, jangan sabun mandi. Sabun mandi yang bersifat alkalis (basa) bisa membuat lapisan paling atas dari kulit ari yang berfungsi sebagai pelindung wajah terkelupas. Akibatnya jika cairan sabun ini masuk ke kulit, bisa terjadi iritasi dengan tanda-tanda seperti kulit merah, gatal, kering, dan bersisik. Sabun yang baik untuk wajah adalah yang memiliki pH (tingkat keasaman) balance netral atau sama dengan pH kulit (biasanya pH balance tertera pada kemasan).
3. Memencet jerawat
Kebiasaan memencet jerawat sebenarnya justru akan memperparah keadaan jerawat. Kala wajah sedang berjerawat tindakan yang disarankan adalah menggunakan purifying mask, atau masker yang mampu mengangkat kotoran wajah secara mendalam. Masker ini umumnya berbahan dasar lumpur (mud mask) atau tanah liat (clay mask) yang efektif untuk mengangkat kotoran serta minyak di wajah. Bisa juga, pilih masker wajah yang mengandung bahan aktif pembasmi jerawat alias medicated mask. Pilihan lainnya adalah membiarkan jerawat menghilang dengan sendirinya dengan menunggu hingga menjadi matang. Anda bisa mengeluarkan sumbatan dari jerawat yang matang dengan lembut. Caranya celupkan kapas ke dalam teh chamomile. Tempelkan selama mungkin pada kulit yang berjerawat untuk melembutkannya. Balut ujung jari yang sudah dicuci dengan tisu bersih dan tekan pelan daerah sekitar jerawat sampai isinya keluar. Oleskan antiseptik atau krim jerawat setelahnya.
4. Mengoleskan pelembab secara berlebihan
Pelembab kulit bermanfaat untuk menghambat penguapan cairan dalam kulit. Pakailah setelah mandi atau setelah membersihkan kulit wajah di saat kulit dalam keadaan bersih. Oleskan pelembab secukupnya di permukaan kulit wajah. Mengoleskan pelembab secara berlebihan dengan harapan agar kulit menjadi semakin terlindungi justru akan membuat pori-pori kulit wajah tersumbat, sehingga rentan timbul jerawat. Indikator pemakai pelembab terlalu banyak adalah jika 15 menit setelah pemakaian kulit muka masih terlihat berminyak. Ini pertanda pelembab tidak terserap lagi dengan baik oleh kulit. Selain itu, kulit wajah pun tampak sembab. Untuk itu, pilihlah pelembab yang baik dan sesuai dengan jenis kulit Anda.
5. Tidak membersihkan alat kecantikan
Menggunakan alat make-up yang kotor dapat menyebabkan kerusakan kulit, terutama bagi yang memiliki kulit sensitif. Kulit dapat menjadi kemerahan, selain juga menimbulkan jerawat. Cuci peralatan make-up terutama yang menyentuh wajah sedikitnya seminggu sekali. Caranya, celupkan alat-alat make-up (kuas, spons) ke dalam cairan yang telah diberi larutan shampo bayi. Kemudian, keringkan dengan cara ditepuk-tepukkan ke tisu atau keringkan secara alamiah.
6. Mencabut alis secara berlebihan
Sebab beberapa rambut alis yang sudah dicabut berpeluang untuk tidak tumbuh lagi. Kalaupun ingin mencabut alis, cabutlah rambut yang berada di bawah garis alis, lalu tebalkan dengan pensil alis tipis-tipis. Bagi Anda yang sudah telanjur mencabut alis, lukislah alis dengan pensil alis kemudian tambahkan perona mata yang berwarna senada dengan kuas pada alis yang dibentuk tersebut.
7. Menambah olesan lipstik secara berulang
Jangan lakukan ini. Mengapa? Karena mungkin saja pada olesan lipstik Anda sebelumnya sudah tercemar debu bahkan sisa makanan yang menempel. Dengan begitu tindakan memoles lipstik tanpa membersihkan sisa olesan sebelumnya hanya membuka peluang mencemari stik lipstik Anda dengan berbagai bakteri. Bersihkan bibir terlebih dulu sebelum memoleskan lipstik kembali, terlebih jika rentang waktunya cukup lama.
Masker wajah atau produk peeling selain mengandung zat pembersih aktif, juga cairan busa yang kuat. Butiran scrub-nya juga besar dan kasar sehingga dapat menyebabkan iritasi pada kulit bibir yang halus. Untuk itu, gunakan hanya scrub khusus bibir.
1. Jangan terlalu bertumpuk
Daripada mengenakan tiga macam produk di wajah, seperti pelembab, tabir surya, dan alas bedak, cukup pilih satu macam yang multifungsi, seperti foundation yang mengandung pelembab plus tabir surya. Semakin tipis bahan yang digunakan pada wajah, makin sedikit pula produk yang akan luntur. Jangan lupa meratakan produk tersebut pada leher dan dada jika bagian tersebut akan terbuka.
2. Pilih produk waterproof
Saat berbelanja kosmetika, tanyakan kepada penjaga konter, apakah mereka mengeluarkan produk serupa yang waterproof. Misalkan, maskara. Tipe maskara seperti ini tahan lebih lama di bulu mata. Apalagi belakangan ini cuaca sering tidak menentu, pagi hari cuaca bisa sangat panas, sementara sore harinya hujan deras. Selain bertahan lama, maskara waterproof juga membantu bulu mata lentik lebih lama.
Beberapa maskara waterproof cenderung sulit dibersihkan. Untuk membuat pembersihan lebih mudah, ambil satu helai kapas kosmetik, lalu tekuk jadi dua, basahkan kedua ujung kapas yang bertemu menggunakan cairan pembersih. Lalu jepit bulu mata yang tertutup selama 10 hitungan dengan kapas basah tadi, baru tarik ke arah luar secara perlahan.
3. Meski perona pipi sudah memudar karena keringat, jika maskara dan perona bibir masih terlihat bagus, riasan Anda akan tetap terlihat segar. Agar lipstik tetap terlihat cantik meski di luar panas mendera, pilih lip stain ketimbang lipstik atau lipgloss. Lip stainlip balm yang diperkaya tabir surya. biasanya berbentuk krim, diulaskan dengan kuas atau dengan jari. Jika Anda akan keluar ruangan, menuju panas terik, jangan lupa gunakan
Terdapat 5 jenis kulit wajah: normal, berminyak, kering, kombinasi, dan sensitif. Untuk mengetahui jenis kulit Anda dengan cara mudah.
Ambil selembar tisu atau kertas makeup khusus untuk mengangkat minyak, lalu perhatikan di mana minyak-minyak di wajah Anda berkumpul. Lakukan sekitar beberapa jam setelah wajah dibersihkan, dalam suhu ruangan yang normal (tidak dingin, tidak panas). Tekan-tekan tisu tersebut di titik T-zone (hidung dan daerah dahi bagian atas alis mata), lalu perhatikan. Alihkan ke titik-titik lain di wajah Anda, dan perhatikan lagi sisanya. Berikut tanda-tandanya dan artinya:
1. Kulit normal: Tak akan ada banyak sisa minyak, atau ada sedikit sisa minyak dari wajah di titik T-zone. Jika kulit Anda normal, kulit wajah Anda akan terasa lembut dan kenyal di seluruh bagian wajah secara merata.
2. Kulit kering: Seperti kulit normal, tisu tak akan banyak mengandung minyak, namun akan ada kulit-kulit yang mengelupas, terasa kencang, dan kering.
3. Kulit berminyak: Akan tersisa banyak sisa minyak di tisu atau kertas minyak yang Anda gunakan, namun minyak ini berasal dari seluruh bagian wajah, daerah T-zone, pipi, dagu, dan dahi. Mudah untuk mengenali kulit berminyak, karena biasanya jenis kulit ini memiliki pori-pori besar dan berjerawat.
4. Kulit kombinasi: Kulit kombinasi berarti Anda memiliki kulit berminyak dan kulit kering (bukan normal). Jika kertas minyak yang Anda gunakan mendapati banyak minyak di daerah T, namun Anda juga mendapati bahwa sisa kulit Anda mengelupas atau kering dan kencang, maka kulit anda termasuk jenis kombinasi.
5. Sensitif: Kulit sensitif tidak akan banyak meninggalkan sisa minyak, tapi akan cenderung kering dan terasa kencang. Sering berwarna kemerahan, mengelupas, dan sering terasa gatal ketika diaplikasikan produk perawatan kulit, juga rawan berjerawat. Setelah mengetahui jenis kulit wajah, akan lebih mudah untuk merawat dan membeli produk perawatan yang paling tepat untuknya. Namun perlu diingat, ini adalah teknik dasar untuk mengetahui jenis kulit. Jika Anda masih belum yakin atau ingin lebih dalam merawat kulit wajah Anda, temuilah dokter kulit atau pakar kesehatan kulit untuk mendapatkan perawatan yang terbaik.
Umumnya, lipstik batangan terbuat dari wax dan emolien sehingga lipstik sering mudah rusak. Misalnya karena digunakan oleh anak Anda mencorat-coret cermin atau diletakkan di dalam ruangan bertemperatur tinggi sehingga meleleh atau kekurangan kekuatannya.
Jika kerusakannya belum parah, masukkan kembali lipstik ke dalam tube-nya, lalu gunakan kuas lipstik untuk menggunakan lipstik itu. Atau jika bentuknya sudah tidak bisa diselamatkan ke dalam tube-nya lagi, gunakan kotak obat, lalu lelehkan lagi dengan hair dryer agar muat di kotaknya. Biarkan mendingin, lalu gunakan kuas bibir untuk mengaplikasikannya kembali.
Jika lipstik batangan Anda menunjukkan tanda-tanda mulai meleleh, letakkan di dalam lemari pendingin selama 20 menit untuk membuatnya mengeras kembali.
Selain mewarnai kelopak mata, penting untuk membuat alis mata Anda yang terlihat tipis dan jarang menjadi lebih penuh.
Terlalu sering mencabut alis dengan tujuan merapikan bisa meninggalkan bekas. Jadi lupakan saja kebiasaan ini. Ini trik membuat alis yang penuh:
Mentimun
Air mentimun mengandung bahan astrigen, sehingga baik untuk kulit berminyak, selain itu mentimun juga berperan sebagai pemutih. Sementara itu irisannya dapat mengurangi kelelahan mata. Untuk tonik gunakanlah parutan mentimun yang sudah disaring. Oleskan cairan secukupnya ke seluruh wajah dengan menggunakan kapas bersih.
Untuk pemutih gunakanlah separoh mentimun parut, kemudian campurkan dengan dua sendok susu segar. Bubuhkan pada wajah sekitar leher, diamkan beberapa saat lalu dibilas dengan air bersih.
Untuk mengatasi keletihan, ambil sebuah mentimun berukuran sedang, potong dan lumatkan ke dalam blender, campurkan dua sendok susu bubuk dan putih telur. Balurkan campuran ini pada wajah dan leher, biarkanlah selama 30 menit lalu basuh dengan air hangat.
Wortel
Bagi kulit yang berjerawat, gunakanlah masker wortel. Pilih wortel yang bagus jingganya, parut dan lumatkan dengan blender. Masker wajah ini dioleskan pada kulit yang berjerawat selama 20-30 menit, lalu basuh dengan air hangat.
Kita tahu bahwa wortel mengandung beta karoten yang baik khasiatnya bagi kesehatan. Sebenarnya masih banyak lagi bahan dari dapur yang dapat dipakai sebagai kosmetika. Selain menggunakan bahan kosmetika alami dari luar, juga dapat memberikan bahan kosmetika dari alam, yakni dengan mengkonsumsi sari buah dan sayuran segar setiap hari. Ini akan membagu merawat kecantikan kulit Anda.
1. Pada saat keramas, gunakan kondisioner pada seluruh rambut. Gunakan sedikit saja, minimalkan kondisioner mengenai kulit kepala. Jika terlalu banyak, kondisioner akan mengakibatkan rambut gatal.
2. Selagi Anda memakai kondisioner, sisirlah rambut dengan sisir bergigi jarang. Fungsinya agar rambut tidak kusut saat dibilas.
3. Pilih sampo herbal atau sampo yang ekstra ringan agar kulit kepala lebih nyaman
.4. Jangan memakai air panas saat keramas. Gunakan air dingin atau hangat kuku.
5. Keringkan tanpa hairdryer dan juga jangan pakai handuk. Rambut yang dikucek-kucek handuk akan gampang tercabut dari akarnya karena kulit kepala sangat lembab. Rambut cukup diangin-anginkan saja.
6. Pakaikan hair tonic atau serum untuk menyuburkan rambut. Hair tonic yang mengandung ginseng bagus untuk merangsang pertumbuhan rambut baru.7. Hindari pemakaian jepitan atau karet. Biarkan rambut tergerai.8. Sebisa mungkin hindari minuman yang mengandung kafein karena tidak baik bagi pertumbuhan rambut.
Jika Anda melakukan perawatan rambut khusus:
1. Keramaslah dengan sampo yang mengandung ginseng, yang berfungsi membersihkan rambut dari segala kotoran dan menguatkan batang rambut sehingga tidak mudah patah.
2. Gunakan masker rambut sebagai nutrisi untuk merawat dan memulihkan kesehatan dan keindahan rambut. Pakai 2-3 kali seminggu.
3. Oleskan kondisioner yang mengandung ginseng agar rambut sehat berkilau dan tidak mudah patah.
4. Teteskan serum penumbuh rambut secara intensif selama 3 kali seminggu.
5. Rajin memakai ginseng hair tonic setelah keramas untuk menguatkan akar rambut.
Pilih yang tepat
*Kulit kering: Gunakan alas bedak krim yang mengandung pelembab dan antioksidan.
* Kulit berminyak: Pilih alas bedak yang berfungsi menyerap minyak, sebaiknya yang berbentuk matte atau yang mengandung formula cream-to-powder.
* Kulit sensitif: Kenakan alas bedak yang tak mengandung parfum, sertakan formula tabir surya.* Kulit normal: Pilihan alas bedak lebih leluasa.
Cara pakai
* Sebelum memakai alas bedak, pakailah pelembab terlebih dulu, biarkan 5 menit dulu supaya pelembab meresap ke pori-pori. Jika kulit berminyak, taburkan sedikit bedak sebelum memakai alas bedak.
* Bisa juga menggunakan spons agar mendapat hasil yang lebih merata dan alami.
* Jangan lupakan penerapan alas bedak di daerah leher, dekat telinga, dan bawah dagu.
* Untuk kulit berminyak, tepuk-tepuk kulit wajah dengan tissue untuk mengurangi kadar minyak di wajah.
* Biarkan alas bedak menempel beberapa menit di wajah, baru bubuhi bedak.
* Untuk wajah berpori-pori besar, gunakan alas bedak tipis-tipis saja. Pemakaian alas bedak yang tebal malah akan menonjolkan pori-pori yang besar.
* Jika ingin riasan lebih tebal gunakan concealer terlebih dahulu. Pilih yang warnanya senada. Jika merasa hasilnya terlalu tebal, semprotkan water spray, lalu lap dengan tissue untuk mengurangi ketebalannya.
Do:
* Bubuhkan bedak tabur tipis-tipis sebelum menyapukan perona mata agar riasan mata lebih tahan lama.
* Cara benar memakai alas bedak adalah pada area pipi dan kening, kemudian sapukan merata mulai dari tengah wajah ke arah luar dengan menggunakan spons dari bahan lateks, atau jari-jari tangan. Ratakan sampai daerah leher dan bawah tulang rahang.
* Gunakan satu warna lebih terang dari warna kulit sehingga wajah terlihat lebih pucat dari warna asli, supaya lebih mudah mengaplikasikan riasan bernuansa kecoklatan atau bronze.
Don'ts:
* Menggunakan daerah tangan saat melakukan tes warna alas bedak untuk mengetahui apakah warnanya cocok atau tidak dengan kulit.
* Mengaplikasikan alas bedak pada daerah kelopak mata karena menimbulkan kerutan atau garis lipatan pada daerah mata. Perona mata pun akan pecah dan tidak sempurna.
* Membubuhkan alas bedak pada semua daerah wajah.
* Mengabaikan pelembab. Pelembab sama pentingnya dengan alas bedak itu sendiri. Kombinasikan pelembab dengan alas bedak yang bebas minyak (oil free).
